[KOREA] KIMCHI - Sayuran Hasil Fermentasi Berbumbu Pedas!
Sejarah Kimchi di
Korea ini mulai diperkenalkan di daerah Korea mulai abad 1 hingga abad 7
masehi. Pada periode Goryeo (918 – 1392) mulai ditemukan tulisan tentang
Kimchi. Dalam tulisan tersebut berisi petunjuk dan etika pada saat itu untuk
menjadikan Kimchi Koreasebagai makanan persembahan dalam ritual dalam rangka
menghormati nenek moyang. Dalam tulisan – tulisan itu juga menjelaskan tipe –
tipe Kimchi seperti apa yang menjadi makanan persembahan untuk nenek moyang.
Nama Kimchi ini juga sebenarnya berarti asinan sayuran, dan nama ini bersal
dari China, yaitu Chimchae dan akhirnya berubah menjadi Kimchi. Seiring
berjalannya waktu, makanan khas Korea ini juga mengalami perubahan bentuk dan
memiliki variasi dalam rasanya. Kimchi yang dahulu sangat berbeda dengan Kimchi
yang sekarang. Dulu cabe merah tidak digunakan sebagai bahan – bahan Kimchi
Korea. Pada saat Dinasti Goryeo. Mulai banyaj sayur – sayuran yang menjadi
bahan pemrbuatan Kimchi termasuk lobak, jamur dan kubis. Pembuatan Kimchi Korea
zaman sekarang mungkin tidak terlalu berbeda karena masih menggunakan bahan –
bahan dasar yang kurang lebih sama. Namun, sekarang lebih banyak variasi
pembuatan Kimchi yang bisa diolah seperti. Sejak tahun 1827, sudah ada 92 jenis
Kimchi Koreadan pada saat ini sudah lebih dari 200 jenis. Mulai pada abad ke –
18 Kimchi ini memasukkan bawang sebagai salah satu bumbunya. Bahan – bahan
dasar pembuat Kimchi maupun bumbu – bumbunya ini mulai menyebar dan
mengadaptasi dari makanan dari luar Korea, seperti Jepang. Untuk cabe merah
sendiri mulai digunakan sebagai bumbu setelah bertahun – tahun kemudian karena
cabe merah yang dibawa dari Jepang itu pernah dianggap beracun. Bahan utama
lain yang bisa dijadikan Kimchi adalah lobak dan ketimun dan juga beberapa
susunan daun perilla. Dan sampai sekarang pun inovasi Kimchi terus dibuat.
Beberapa jenis variasi bumbu baru seperti bawang putih, kecap ikan, udang krill
dan jahe pun ikut dimasukkan sebagai bumbu pada Kimchi Korea.
·
Bahan-bahan
-
1 buah sawi putih
ukuran besar
-
1/2 batang lobak
putih yang sudah diiris memanjang
-
4 batang daun
bawang yang sudah diiris
-
4 siung bawang
putih yang sudah dihaluskan
-
1 ruas jahe yang sudah
dihaluskan
-
6 sdm bubuk cabe,
kalau ada ya pakai bubuk cabe Korea
-
2 sdt garam
-
1 sdm gula pasir
-
1/2 gelas garam
kasar
-
2 sdm saus ikan,
kalau ada ya saus ikan dari Korea
-
Air secukupnya
·
Cara Membuat
-
Cuci sawi hingga
bersih sampai ke dalam-dalamnya, sisihkan.
-
Tuang 1/2 gelas
garam kasar kedalam wadah yang berisi air.
-
Masukkan sawi ke
dalam wadah tersebut, rendam dan biarkan selama kurang lebih 6 jam.
-
Setelah 6 jam, cuci
kembali sawi sampai ke dalam-dalamnya. Kalau mau dipotong jadi dua bagian juga
boleh, sisihkan.
-
Siapkan bumbu,
campurkan bawang putih, jahe, daun bawang, lobak, saus ikan, gula, bubuk cabe
dan sedikit garam.
-
Balurkan bumbu
secara merata ke sawi, usahakan sampai ke dalam-dalamnya, semua permukaan sawi
terkena bumbunya. Saat membaluri sawi agak sedikit diremas-remas agar bumbunya
meresap.
-
Taruh sawi yang
sudah dibumbui kedalam wadah yang tertutup rapat, kalau ada toples kaca lebih
bagus.
-
Diamkan selama dua
hari untuk proses fermentasinya.
-
Setelah dua hari,
kimchi siap untuk disajikan.
Tags:
KOREA
0 komentar